ResearchBib Share Your Research, Maximize Your Social Impacts
Sign for Notice Everyday Sign up >> Login

TYPES OF DICHOGAMY, BREEDING SYSTEMS AND POLLEN LIMITATION ON Aeschynanthus pulcher (Blume) G.Don. (GESNERIACEAE)

Journal: Buletin Kebun Raya (Vol.12, No. 2)

Publication Date:

Authors : ;

Page : 49-54

Keywords : Aeschynanthus Pulcher; dichogamy; pollination systems; limitations pollen; phenology of flowering;

Source : Downloadexternal Find it from : Google Scholarexternal

Abstract

Observasi tentang tipe dikogami, sistem penyerbukan, dan keterbatasan serbuk sari telah dilakukan pada populasi Aeschynanthus pulcher di Kebun Raya Cibodas. Pengamatan fenologi bunga dilakukan untuk menentukan tipe dikogami. Dalam rangka menentukan sistem perkawinan dan keterbatasan serbuk sari, lima perlakuan penyerbukan telah dilakukan yaitu penyerbukan bebas sebagai kontrol, penyerbukan silang, penyerbukan sendiri, autogami, dan agamospermi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa dikogami pada A. pulcher adalah protandri, tidak sempurna dan durasi tampilan serbuk sari dan stigma reseptif masing-masing yaitu 3-9 hari dan 6-12 hari. A. pulcher merupakan tumbuhan yang dapat membuahi sendiri, sedangkan proses autogami dan agamospermi tidak terjadi. Sindrom keterbatasan serbuk sari pada populasi A. pulcher yang diamati diindikasikan terjadi. Derajat keterbatasan serbuk sari pada A. pulcher mencapai 0.79-0.80. Tiga faktor yang dapat menyebabkan keterbatasan serbuk sari adalah (1) kompetisi antar jenis tumbuhan yang berbunga bersamaan, (2) perilaku berbunga dalam satu periode yang sama, dan (3) kompetisi antara polinator dan pencuri nektar.

Last modified: 2015-08-06 13:01:58